Review Aroma Karsa
Judul : Aroma Karsa
Pengarang : Dee Lestari
Jumlah halaman : 710
Terbit : Cetakan pertama 2018
Penerbit : Bentang
Sinopsis
Jati Wesi adalah pemuda berusia pertengahan 20-an yang tinggal di sebuah kampung kumuh di tempat pembuangan sampah Bantar Gebang. Ia tinggal bersama bapak angkatnya, Nurdin Suroso yang memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi. Sejak kecil Jati dipaksa bekerja serabutan hanya untuk menyerahkan sebagian besar gajinya ke Nurdin.
Salah satu pekerjaan Jati adalah menjadi peracik parfum KW di toko milik Pak Khalil. Jati sangat mahir dalam pekerjaanya ini. Ia mampu meniru aroma-aroma dari parfum-parfum merek terkenal dengan bahan seadanya. Keahliannya ini disebabkan karena ia memiliki penciuman yang luar biasa. Jati mampu memisahkan setiap unsur bau-bauan yang ia hirup secara rinci dan tepat. Keahlian yang membuatnya mendapat julukan "Si Hidung Tikus".
Petaka datang saat Jati menciptakan racikan aroma parfum Puspa Ananta milik perusahaan kosmetik Kemara. Keberhasilannya itu justru berujung kepada tuntutan hukum dari Raras Prayagung, pemilik Kemara.
Jati lantas terpaksa harus menyanggupi tawaran Raras untuk bekerja di Kemara seumur hidup sebagai syarat pencabutan tuntutan. Sebuah keputusan yang pada akhirnya mengubah kehidupan Jati untuk selamanya.
Raras Prayagung ternyata memperlakukan Jati dengan baik dan bahkan menyuruhnya tinggal di rumah mewah keluarga Prayagung. Di situlah ia mengenal perempuan cantik bernama Tanaya Suma yang merupakan puteri semata wayang Raras. Suma yang entah kenapa begitu membenci Jati sejak awal kedatangannya, ternyata memiliki kemampuan penciuman unik yang serupa dengan Jati.
Dari situ cerita terus bergulir hingga satu per satu fakta demi fakta terungkap tentang motivasi Raras Prayagung yang sebenarnya, serta asal usul dari Jati Wesi dan Tanaya Suma.
Review
Satu hal yang paling saya sangat suka dari buku ini adalah cara Dewi Lestari menata alur ceritanya. Struktur cerita Aroma Karsa sangat rapi dan memanjakan pembacanya.
Di awal-awal buku kita diperkenalkan ke dalam masing-masing tokoh. Sudut pandang dan sifat masing-masing tokoh diperlihatkan sehingga kita bisa memahami masing-masing karakter. Baru kemudian setelah itu cerita berjalan dengan cepat.
Dewi Lestari sepertinya paham betul dengan apa yang diinginkan oleh pembacanya. Salah satu hal yang membuat saya menikmati buku ini adalah karena cerita berjalan sesuai dengan yang saya harapkan. Saat membaca cerita fiksi saya selalu menduga-duga di dalam kepala, kira-kira apa yang akan terjadi selanjutnya. Ketika dugaan-dugaan tersebut ternyata benar, saya merasa sangat puas. Hal ini sepertinya dirasakan juga oleh pembaca lain. Dewi Lestari tidak 'menyakiti' kita dengan twist twist yang lazim ditemukan dalam novel bergenre misteri. Sebagai gantinya, ia menciptakan misteri baru yang membuat saya yakin siapapun yang membaca buku ini akan larut ke dalam cerita dan dengan cepat menyelesaikan halaman demi halaman buku ini.
Karena tokoh utama cerita ini memiliki kemampuan penciuman yang tajam, buku ini penuh dengan deskripsi mengenai aroma dan bau-bauan. Segala aroma mulai dari yang paling sederhana hingga kompleks dijelaskan dengan detail di buku ini. Meskipun saya kadang kurang mengerti deskripsi dari penulis, saya dibuat percaya karena betapa detailnya penggambaran aroma-aroma tersebut.
Aroma Karsa juga kental dengan sejarah dan budaya. Dewi Lestari sendiri pernah mengatakan kalau dia suka bermain-main di ruang antara kenyataan dan fiksi. Hal itu tergambar di buku ini di mana sejarah mengenai Majapahit dipadukan dengan mitos-mitos mengenai gunung lawu dan kebudayaan Jawa.
Ending dari cerita ini pun digarap dengan cerdas. Menjawab semua pertanyaan dari awal cerita dan tidak membiarkan pembaca bertanya-tanya. Akan tetapi Dewi Lestari menyisipkan satu adegan penting di bab terakhir yang memungkinkan adanya sekuel atau lanjutan dari buku ini.
Kesimpulan
Buku ini sangat layak dibaca bagi kalian yang menyukai fiksi terutama yang bergenre misteri. Meskipun ada twist di pertengahan maupun ending, buku ini tidak akan membuat pembacanya shock. Setelah selesai membaca buku ini kalian akan merasa puas karena pertanyaan-pertanyaan dan dugaan-dugaan yang ad di pikiran selama ini terjawab dengan tuntas.

Tidak ada komentar: